MALAIKAT TAK BERSAYAP

Cerita ini berkisah tentang seorang prajurit yang akhirnya pulang setelah bertempur di Vietnam. Dia menelpon orang tuanya.


"Ibu dan Ayah, saya akan pulang ke rumah, tapi saya punya seorang teman yang ingin saya ajak ke rumah."

"Tentu, kami ingin berjumpa dengannya." Jawab orang tuanya.

Si Anak berkata... "Ada sesuatu yang harus kalian ketahui, dia pernah terluka parah dalam pertempuran. Dia menginjak ranjau dan kehilangan sebuah lengan dan sebuah kaki. Dia tidak punya tempat tinggal, dan saya ingin mengajak dia tinggal bersama kita,"

Ayahnya menjawab, "Saya turut sedih mendengarnya, Nak. Mungkin kita dapat membantunya mencarikan tempat tinggal dipenampungan sosial."

"Tidak, Ibu dan Ayah, saya ingin dia tinggal dengan kita." Jawab anak itu.

Kata ayahnya, "Nak, seseorang dengan cacat seperti itu akan menjadi beban yang mengganggu kita. Kita sendiri punya kehidupan, dan kita tidak dapat membiarkan orang cacat itu menganggu dan merepotkan hidup kita. Sebaiknya kau harus segera pulang dan melupakan orang cacat itu. Dia akan menemukan jalan hidupnya sendiri". 

Kemudian si anak langsung menutup telepon. 

Tetapi beberapa hari kemudian, mereka menerima telepon dari kepolisian. Mereka diberi tahu bahwa putra mereka ditemukan telah meninggal terjatuh dari sebuah gedung karena bunuh diri. 

Orang tua yang berduka cita itu kemudian menuju ke rumah duka kota untuk mengidentifikasi tubuh putra mereka. Mereka mengenalinya, tetapi mereka terkejut ketika melihat jenasah putra mereka cacat, hanya memiliki satu tangan dan satu kaki.

******* 


Orang tua dalam cerita ini seperti kebanyakan manusia pada umumnya. Masyarakat biasanya hanya mengasihi mereka yang menarik atau yang sempurna, tetapi mereka tidak menyukai mereka yang di anggap tidak layak dikasihi, seperti: PECANDU NARKOBA (JUNKIE), NARAPIDANA, PELACUR, KAUM WARIA, GELANDANGAN, PENGIDAP HIV - AIDS, GADIS YANG HAMIL DI LUAR NIKAH, DSB. Mereka memilih menjauhi bahkan menghujat & mendiskriminasi orang orang yang tidak sesehat, sebaik, semenarik, senormal atau secerdas mereka. hmmm.... !

Untungnya, masih ada orang orang yang tidak memperlakukan kita seperti itu. Seseorang yang mengasihi kita dengan kasih tak bersyarat yang mau menerima kita masuk di dalam kehidupan mereka, tanpa perduli betapa kacaunya keadaan kita. 

Saya menyebut orang yang bisa mengasihi mereka yang telah "dibuang" adalah para "MALAIKAT TIDAK BERSAYAP..., MALAIKAT YANG BERWUJUD MANUSIA !" 

Dibawah ini adalah foto 2 orang Malaikat tidak bersayap dalam kehidupan saya:

"Thanks God, karena Engkau mengirim para Malaikat-Mu untuk mengasihi saya !".




Milikilah hati untuk menerima mereka yang terbuang sebagaimana adanya.

Ada mujizat yang bernama KASIH yang tinggal di dalam hati semua orang. Kita tidak tahu bagaimana cara kerja kasih itu atau kapan bisa kita lihat hasilnya, tapi selalu ada keajaiban melalui kasih yang bisa mengubah duniamu dan dunia seseorang. Bisa mengasihi mereka yang terbuang adalah anugerah dari Tuhan yang paling berharga dalam kehidupan ini !

JADILAH PERPANJANGAN TANGAN TUHAN 
UNTUK MENGASIHI 
MEREKA YANG DIKUCILKAN DUNIA!


TUHAN MEMBERKATI !
MICKO SUGIRI