My Story: TUHAN KLIK "UNDO" DI HIDUPKU


Seringkali dalam hidup ini kita merasa seperti sebuah vas bunga yang retak, sehingga tidak indah lagi. Atau lebih ekstrim lagi kita merasa seperti vas bunga yang sudah hancur berkeping-keping dan tidak bisa dipakai untuk apapun lagi...., Sudah tidak berarti lagi...., Sudah terlambat.

Kalau Anda berpikir seperti itu, saya sangat tidak setuju dengan anda karena anda salah. MENGAPA...??? "Sebab selagi masih bernafas, tidak ada istilah terlambat."


Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya. (Yer 18:4)

"Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini,... demikianlah firman Tuhan. Sungguh seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tanganKu,...." (Yer 18:6)


Dulu saya selalu merasa iri melihat teman-teman saya yang kehidupannya berjalan mulus-mulus saja, mereka kelihatan cemerlang sekali. Sungguh bertolak belakang dengan perjalanan hidup saya. Saya merasa ada yang retak dalam hidup saya. Latar belakang saya yang buruk membuat saya terlihat tidak secemerlang mereka.

Saya selalu berandai-andai, "ahhh....seandainya saya seperti si A, tentu saat ini saya akan lebih maju dari kondisi saya saat ini,.... seandainya saya memiliki orangtua seperti si B, tentu saya akan lebih bahagia " dan bermacam andai-andai lainnya.

Tetapi ternyata saya salah. Meskipun saya memandang diri saya hanyalah sebuah vas yang retak yang sudah tidak ada harganya, tetapi Tuhan tidak memandang saya demikian.

Ketika saya bertobat, Tuhan memperbaiki bejana yang sudah retak ini, dan membuat saya menjadi bejana lain yang jauh lebih baik bagi-Nya.

Latar belakang saya membuat perasaan saya mudah tersentuh. Dulu saya merasa itu kelemahan saya yang paling utama, karena hati saya mudah sekali untuk disakiti. Tapi di tangan Tuhan semuanya itu diolah menjadi suatu bejana yang baik menurut pemandanganNya.

Tuhan memakai perasaan saya yang dominan, perasaan saya yang mudah tergerak menjadi modal utama saya dalam melakukan pekerjaan Tuhan.

Kadang-kadang kita yang menghukum diri kita sendiri dengan menganggap bahwa hidup kita sudah tidak berarti lagi, dan berandai-andai dengan berkata : "seandainya bisa kembali ke masa lalu...!". 

"JIKA SAJA KEHIDUPAN INI MEMILIKI TOMBOL UNDO (Tombol komputer untuk kembali ke menu sebelumnya).


THE GOOD NEW IS, TOMBOL "UNDO" ITU ADA !

"Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba"
(Yes 1:18)

  • TUHAN telah meng - UNDO RASUL PETRUS, sehingga dari seorang yang 3x menyangkali Tuhannya, menjadi rasul yang luar biasa. 
  • TUHAN telah meng - UNDO RASUL PAULUS, sehingga dari seorang yang membunuh pengikut Kristus, menjadi penulis sebagian besar dari Kitab Perjanjian Baru. 
  • TUHAN telah meng - UNDO MICKO SUGIRI, sehingga dari seorang berdosa, menjadi penulis blog yang sedang anda baca ini. 
  • TUHAN juga akan meng - UNDO ANDA, sehingga......(isilah kalimat selanjutnya !). 

"Semua kita, dulu adalah bejana yang rusak, tapi 
di tangan Tuhan kita diubah menjadi bejana 
yang baik menurut pemandanganNya. 
Siapkah kita dibentuk oleh-Nya ?"


All blessings,
MICKO SUGIRI

No comments: