AMPUN DJ !!!

Ilustrasi : 
Seorang anak sakit keras. Ia harus segera disuntik agar obat bisa langsung masuk ke dalam pembuluh darahnya. Namun, begitu melihat jarum suntik, si anak memberontak. Meronta-ronta sambil menjerit dan menangis. Takut disuntik. 

Karena bergerak terus, sulit bagi dokter untuk memasukkan jarum suntik. Baru setelah ia kelelahan dan lemas kehabisan tenaga, dokter bisa menyuntiknya. Obat pun masuk ke dalam tubuhnya. Proses penyembuhan dimulai.
Tanpa sadar, kita sering bersikap seperti anak kecil tadi. Ketika menghadapi kenyataan sulit, kita berontak, Panik, Protes, Marah. Sulit menerima kenyataan ini. 

Begitu pula saya. Saat mendapatkan "duri dalam daging" berupa sakit lever kronis, saya menjadi stress, Panik, Protes, Marah. Sulit menerima kenyataan ini. Dan tentu saja saya berseru pada Tuhan minta disembuhkan. Selama bertahun-tahun saya berseru agar TUHAN mengaruniakan kesembuhan. Tetapi, upaya saya tidak membuahkan hasil... saya tetap sakit dan perlahan tapi pasti kondisi saya semakin memburuk, saya hanya bisa berseru Ampuuun DJ (Daddy Jesus)... hehehe. 

Dan bahkan sampai saat inipun saya belum sembuh. Namun, harapan dan kasih saya tidak sirna dan seruan saya tidak "ampuuun DJ" lagi, tapi sekarang berubah menjadi "Jib... ajib... ajiiib.. ajib.. ajib DJ" :p Karena melalui kelemahan ini saya belajar satu hal penting, yaitu:

Saya harus bisa berdamai dengan kelemahan dan sakit yang saya derita. Stop berontak, Stress, mengasihani diri, patah semangat atau putus asa, Dsb. Saya berserah dan bergantung pada Tuhan sepenuhnya.

Justru pada saat saya mulai berserah sepenuhnya, Saya dapat merasakan kuasa Tuhan setiap hari nyata dalam hidup saya. Hari demi hari, Tuhan memberikan saya kemampuan untuk terus hidup bersama kelemahan itu dengan kekuatan dan mujizat dari Tuhan.
BERSERAH TAPI TIDAK MENYERAH !!!!

2 Kor 4:16-17 "Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami."

Adakah masalah yang selama ini terus mengerogoti diri Anda? Mungkin sakit-penyakit, cacat, atau kelemahan lainnya. Sudahkah Anda berdamai dengan kelemahan Anda, atau terus memberontak? Jika Tuhan tidak menyembuhkan, relakah Anda hidup bersama kelemahan itu? 

Percayalah, Tuhan bisa mengaruniakan kekuatan agar Anda sanggup menanggungnya. Maka, serahkanlah diri Anda kepada-Nya!. 


KADANG KITA DIBIARKAN MEMILIKI KELEMAHAN 
SUPAYA KITA BELAJAR BERGANTUNG PADA 
KUASA TUHAN !!!

GOD LOVE US... :)

No comments: